Call 021- 7505492

For further enquires

Belajar menghitung hingga 50


Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star aktifitas playgroup di Jakarta selatan Tk di Jakarta selatan AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
[ ... ]

Mengenal Autisme

Autisme merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan keterlambatan dalam bidang komunikasi, gangguan dalam bermain, bahasa, perilaku, gangguan perasaan dan emosi, interaksi sosial, perasaan sosial dan gangguan dalam perasaan sensoris.

Untuk mengenal lebih lanjut, Anda bisa mengamati diri berikut:

Gangguan pada penderita autisme dalam komunikasi verbal maupun nonverbal

Kemampuan berbahasa mengalami keterlambatan atau sama sekali tidak dapat berbicara,. menggunakan kata kata tanpa menghubungkannya dengan arti yang lazim digunakan, berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tubuh dan hanya dapat berkomunikasi dalam waktu singkat. Kata-kata yang tidak dapat dimengerti orang lain. Suka menirukan kata, kalimat atau lagu tanpa tahu artinya. Bicaranya monoton seperti robot, tidak digunakan untuk komunikasi dan mimik datar

Gangguan pada penderita autisme dalam bidang interaksi sosial

Menolak atau menghindar untuk bertatap muka. Tidak menoleh bila dipanggil, sehingga sering diduga tuli. Merasa tidak senang atau menolak dipeluk. Bila menginginkan sesuatu, menarik tangan tangan orang yang terdekat dan berharap orang tersebut melakukan sesuatu untuknya. Tidak berbagi kesenangan dengan orang lain. Saat bermain bila didekati malah menjauh.

Gangguan pada penderita autisme dalam bermain

Bermain sangat monoton dan aneh, mengamati dengan seksama dalam jangka waktu lama. Ada kelekatan dengan benda tertentu seperti kertas, gambar, kartu atau guling, terus dipegang dibawa kemana saja dia pergi. Bila senang satu mainan tidak mau mainan lainnya. Tidak menyukai boneka, tetapi lebih menyukai benda yang kurang menarik seperti botol, gelang karet, baterai, dsb. Tidak reflek, tidak berimajinasi dalam bermain, tidak dapat meniru tindakan temannya, dan tidak dapat memulai permainan yang bersifat pura pura. Sering memperhatikan jari-jarinya sendiri, kipas angin yang berputar atau angin yang bergerak.

Gangguan pada penderita autisme dalam berperilaku

Sering dianggap sebagai anak yang senang kerapian, harus menempatkan barang tertentu pada tempatnya. Terlihat hiperaktif, sering menyakiti diri sendiri seperti memukul atau membenturkan kepala. Kadang sangat hiperaktif atau sangat pasif. Marah tanpa alasan yang masuk akal. Sangat menaruh perhatian pada satu benda, ide, aktifitas ataupun orang. Tidak dapat menunjukkan akal sehatnya. Dapat sangat agresif ke orang lain atau dirinya sendiri. Gangguan kognitif tidur, gangguan makan dan gangguan perilaku lainnya.

Gangguan penderita autisme pada perasaan dan emosi

Perilaku tertawa-tawa sendiri, menangis atau marah tanpa sebab nyata. Sering mengamuk tak terkendali, terutama bila tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkan, bahkan bisa menjadi agresif dan merusak.. Tidak dapat berempati dengan anak lain

Gangguan pada penderita autisme dalam persepsi sensoris

Perasaan sensitif terhadap cahaya, pendengaran, sentuhan, penciuman dan rasa dari mulai ringan sampai berat. Menggigit, menjilat atau mencium mainan atau benda apa saja. Bila mendengar suara keras, menutup telinga. Menangis setiap kali dicuci rambutnya. Merasakan tidak nyaman bila diberi pakaian tertentu. Tidak menyukai rabaan atau pelukan, Bila digendong sering melepaskan diri dari pelukan.

Autisme dipengaruhi oleh multifaktorial. Sejauh ini, masih belum terdapat kejelasan secara pasti mengenai penyebab dan faktor resikonya. Strategi pencegahan yang dilakukan masih belum optimal. Saat ini tujuan pencegahan hanya sebatas mencegah agar gangguan yang terjadi tidak lebih berat lagi, bukan untuk menghindari. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengungkap secara jelas misteri penyebab gangguan ini sehingga nantinya dapat dilakukan strategi pencegahannya.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star. AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
[ ... ]

Pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini PAUD

Menurut definisinya, Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Mengapa pendidikan anak usia dini itu penting? Ya, karena masa usia dini merupakan periode emas (golden age) bagi perkembangan anak untuk memperoleh proses pendidikan.

Berdasarkan hasil penelitian, sekitar 50% kapabilitas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi ketika berumur 8 tahun, dan mencapai titik kulminasi ketika anak berumur sekitar 18 tahun.

Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama, sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun berikutnya.

Periode emas ini merupakan periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode berikutnya, hingga masa dewasa. Pahami, masa emas ini hanya datang sekali! Apabila terlewat, berarti habis sudah peluang Anda.

Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini dalam bentuk pemberian rangsangan-rangsangan (stimulasi) dari lingkungan terdekat sangat diperlukan untuk mengoptimalkan kemampuan anak.

Singkatnya, pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Ada dua tujuan mengapa perlu diselenggarakan pendidikan anak usia dini, yaitu:
Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa.
Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.

Adapun rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.

Berikut beberapa ruang lingkup Pendidikan Anak Usia Dini :
Infant (0-1 tahun)
Toddler (2-3 tahun)
Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Saat ini, sudah ada beberapa satuan pendidikan penyelenggara Pendidikan Anak Usia Dini, diantaranya adalah :
Taman Kanak-kanak (TK)
Raudatul Athfal (RA)
Bustanul Athfal (BA)
Kelompok Bermain (KB)
Taman Penitipan Anak (TPA)
Satuan PAUD Sejenis (SPS)
Sekolah Dasar Kelas Awal (kelas 1,2,3)
Bina Keluarga Balita
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
Keluarga
Lingkungan

Tidak bisa dipungkiri, pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan ini.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Dengan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dapat DETEKSI DINI TERHADAP ANAK-ANAK BERBAKAT

Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan antara lain bahwa "warga negara yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus" (Pasal 5, ayat 4). Di samping itu juga dikatakan bahwa "setiap peserta didik pada setiap satuan pendidikan berhak mendapatkan pelayanan pendidikan sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya" (pasal 12, ayat 1b). Hal ini pasti merupakan berita yan gmenggembirakan bagi warga negara yang memiliki bakat khusus dan tingkat kecerdasan yang istimewa untuk mendapat pelayanan pendidikan sebaik-baiknya.

Banyak referensi menyebutkan bahwa di dunia ini sekitar 10 – 15% anak berbakat dalam pengertian memiliki kecerdasan atau kelebihan yang luar biasa jika dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Kelebihan-kelebihan mereka bisa nampak dalam salah satu atau lebih tanda-tanda berikut:
Kemampuan inteligensi umum yang sangat tinggi, biasanya ditunjukkan dengan perolehan tes inteligensi yang sangat tinggi, misal IQ diatas 120.
Bakat istimewa dalam bidang tertentu, misalnya bidang bahasa, matematika, seni, dan lain-lain. Hal ini biasanya ditunjukkan dengan prestasi istimewa dalam bidang-bidang tersebut.
Kreativitas yang tinggi dalam berpikir, yaitu kemampuan untuk menemukan ide-ide baru.
Kemampuan memimpin yang menonjol, yaitu kemampuan untuk mengarahkan dan mempengaruhi orang lain untuk bertindak sesuai dengan harapan kelompok.
Prestasi-prestasi istimewa dalam bidang seni atau bidang lain, misalnya seni musik, drama, tari, lukis, dan lain-lain.

Pada zaman modern ini orang tua semakin sadar bahwa pendidikan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang tidak bisa ditawar-tawar. Oleh sebab itu tidak mengherankan pula bahwa semakin banyak orang tua yang merasa perlu cepat-cepat memasukkan anaknya ke sekolah sejak usia dini. Mereka sangat berharap agar anak-anak mereka "cepat menjadi pandai." Sementara itu banyak orang tua yang menjadi panik dan was-was jika melihat adanya gejala-gejala atau perilaku-perilaku anaknya yang berbeda dari anak seusianya. Misalnya saja ada anak berumur tiga tahun sudah dapat membaca lancar seperti layaknya anak usia tujuh tahun; atau ada anak yang baru berumur lima tahun tetapi cara berpikirnya seperti orang dewasa, dan lain-lain. Dapat terjadi bahwa gejala-gejala dan "perilaku aneh" dari anak itu merupakan tanda bahwa anak memiliki kemampuan istimewa. Maka dari itu kiranya perlu para guru dan orang tua bisa mendeteksi sejak dini tanda-tanda adanya kemampuan istimewa pada anak agar anak-anak yang memiliki bakat dan kemampuan isitimewa seperti itu dapat diberi pelayanan pendidikan yang memadai.
Informasi Harga Program


Tanda-tanda Umum Anak Berbakat
Sejak usia dini sudah dapat dilihat adanya kemungkinan anak memiliki bakat yang istimewa. Sebagai contoh ada anak yang baru berumur dua tahun tetapi lebih suka memilih alat-alat mainan untuk anak berumur 6-7 tahun; atau anak usia tiga tahun tetapi sudah mampu membaca buku-buku yang diperuntukkan bagi anak usia 7-8 tahun. Mereka akan sangat senang jika mendapat pelayanan seperti yang mereka harapkan.

Anak yang memiliki bakat istimewa sering kali memiliki tahap perkembangan yang tidak serentak. Ia dapat hidup dalam berbagai usia perkembangan, misalnya: anak berusia tiga tahun, kalau sedang bermain seperti anak seusianya, tetapi kalau membaca seperti anak berusia 10 tahun, kalau mengerjakan matematika seperti anak usia 12 tahun, dan kalau berbicara seperti anak berusia lima tahun. Yang perlu dipahami adalah bahwa anak berbakat umumnya tidak hanya belajar lebih cepat, tetapi juga sering menggunakan cara yang berbeda dari teman-teman seusianya. Hal ini tidak jarang membuat guru di sekolah mengalamai kesulitan, bahkan sering merasa terganggu dengan anak-anak seperti itu. Di samping itu anak berbakat istimewa biasanya memiliki kemampuan menerima informasi dalam jumlah yang besar sekaligus. Jika ia hanya mendapat sedikit informasi maka ia akan cepat menjadi "kehausan" akan informasi.

Di kelas-kelas Taman Kanak-Kanak atau Sekolah Dasar anak-anak berbakat sering tidak menunjukkan prestasi yang menonjol. Sebaliknya justru menunjukkan perilaku yang kurang menyenangkan, misalnya: tulsiannya tidak teratur, mudah bosan dengan cara guru mengajar, terlalu cepat menyelesaikan tugas tetapi kurang teliti, dan sebagainya. Yang menjadi minat dan perhatiannya kadang-kadang justru hal-hal yan gtidak diajarkan di kelas. Tulisan anak berbakat sering kurang teratur karena ada perbedaan perkembangan antara perkembangan kognitif (pemahaman, pikiran) dan perkembangan motorik, dalam hal ini gerakan tangan dan jari untuk menulis. Perkembangan pikirannya jauh ebih cepat daripada perkembangan motoriknya. Demikian juga seringkali ada perbedaan antara perkembangan kognitif dan perkembangan bahasanya, sehingga dia menjadi berbicara agak gagap karena pikirannya lebih cepat daripada alat-alat bicara di mulutnya.
Informasi Harga Program


Pelayanan bagi Anak Berbakat
Mengingat bahwa anak berbakat memiliki kemampuan dan minat yang amat berbeda dari anak-anak sebayanya, maka agak sulit jika anak berbakat dimasukkan pada sekolah tradisional, bercampur dengan anak-anak lainnya. Di kelas-kelas seperti itu akan terjadi dua kerugian, yaitu: (1) anak berbakat akan frustrasi karena tidak mendapat pelayanan yang dibutuhkan, dan (2) guru dan teman-teman kelasnya akan bisa sangat terganggu oleh perilaku anak berbakat tadi.

Beberapa kemungkinan pelayanan anak berbakat dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1) Menyelenggarakan program akselerasi khusus untuk anak-anak berbakat. Program akselerasi dapat dilakukan dengan cara "lompat kelas", artinya anak dari Taman Kanak-Kanak misalnya tidak harus melalui kelas I Sekolah Dasar, tetapi misalnya langsung ke kelas II, atau bahkan ke kelas III Sekolah Dasar. Demikian juga dari kelas III Sekolah Dasar bisa saja langsung ke kelas V jika memang anaknya sudah matang untuk menempuhnya. Jadi program akselerasi dapat dilakukan untuk: (1) seluruh mata pelajaran, atau disebut akselerasi kelas, ataupun (2) akselerasi untuk beberapa mata pelajaran saja. Dalam program akselerasi untuk seluruh mata pelajaran berarti anak tidak perlu menempuh kelas secara berturutan, tetapi dapat melompati kelas tertentu, misalnya anak kelas I Sekolah Dasar langsung naik ke kelas III. Dapat juga program akselerasi hanya diberlakukan untuk mata pelajaran yang luar biasa saja. Misalnya saja anak kelas I Sekolah Dasar yang berbakat istimewa dalam bidang matematika, maka ia diperkenankan menempuh pelajaran matematika di kelas III, tetapi pelajaran lain tetap di kelas I. Demikian juga kalau ada anak kelas II Sekolah Dasar yang sangat maju dalam bidang bahasa Inggris, ia boleh mengikuti pelajaran bahasa Inggris di kelas V atau VI.

2) Home-schooling (pendidikan non formal di luar sekolah). Jika sekolah keberatan dengan pelayanan anak berbakat menggunakan model akselerasi kelas atau akselerasi mata pelajaran, maka cara lain yang dapat ditempuh adalah memberikan pendidikan tambahan di rumah/di luar sekolah, yang sering disebut home-schooling. Dalam home-schooling orang tua atau tenaga ahli yang ditunjuk bisa membuat program khusus yang sesuai dengan bakat istimewa anak yang bersangkutan. Pada suatu ketika jika anak sudah siap kembali ke sekolah, maka ia bisa saja dikembalikan ke sekolah pada kelas tertentu yang cocok dengan tingkat perkembangannya.

3) Menyelenggarakan kelas-kelas tradisional dengan pendekatan individual. Dalam model ini biasanya jumlah anak per kelas harus sangat terbatas sehingga perhatian guru terhadap perbedaan individual masih bisa cukup memadai, misalnya maksimum 20 anak. Masing-masing anak didorong untuk belajar menurut ritmenya masing-masing. Anak yang sudah sangat maju diberi tugas dan materi yang lebih banyak dan lebih mendalam daripada anak lainnya; sebaliknya anak yang agak lamban diberi materi dan tugas yang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Demikian pula guru harus siap dengan berbagai bahan yang mungkin akan dipilih oleh anak untuk dipelajari. Guru dalam hal ini menjadi sangat sibuk dengan memberikan perhatian individual kepada anak yang berbeda-beda tingkat perkembangan dan ritme belajarnya.

4) Membangun kelas khusus untuk anak berbakat. Dalam hal ini anak-anak yang memiliki bakat/kemampuan yang kurang lebih sama dikumpulkan dan diberi pendidikan khusus yang berbeda dari kelas-kelas tradisional bagi anak-anak seusianya. Kelas seperti ini pun harus merupakan kelas kecil di mana pendekatan individual lebih diutamakan daripada pendekatan klasikal. Kelas khusus anak berbakat harus memiliki kurikulum khusus yang dirancang tersendiri sesuai dengan kebutuhan anak-anak berbakat. Sistem evaluasi dan pembelajarannyapun harus dibuat yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Informasi Harga Program


Pergaulan Anak Berbakat
Anak berbakat seringkali lebih suka bergaul dengan anak-anak yang lebih tua dari segi usia, khususnya mereka yang memiliki keunggulan dalam bidang yang diminati. Misalnya saja ada anak kelas II Sekolah Dasar yang sangat suka bermain catur dengan orang-orang dewasa, karena jika ia bermain dengan teman sebayanya rasanya kurang berimbang. Dalam hal ini para orang tua dan guru harus memakluminya dan membiarkannya sejauh itu tidak merugikan perkembangan yang lain.

Di dalam keluarga pun oran gtua hendaknya mencarikan teman yang cocok bagi anak-anak berbakat sehingga ia tidak merasa kesepian dalam hidupnya. Jika ia tidak mendapat teman yang cocok, maka tidak jarang orang tua dan keluarga, menjadi teman pergaulan mereka. Umumnya anak berbakat lebih suka bertanya jawab hal-hal yang mendalam daripada hal-hal yang kecil dan remeh. Kesanggupan orang tua dan keluarga untuk bergaul dengan anak berbakat akan sangat membantu perkembangan dirinya.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Cara mengenali Anak Autisme

Kata autisme saat ini sering kali diperbincangkan , dan angka kejadian anak autisme masih terus meningkat diseluruh dunia. Saat ini sering timbul kekuatiran para orang tua jika anak kita terlambat bicara atau bertingkah laku tidak lazim , apakah anak menderita autisme?, Marilah mengenal lebih dalam tentang Autisme pada anak----


Sering timbul kekuatiran jika anak kita terlambat bicara atau bertingkah laku tidak lazim , apakah anak menderita autisme. Kata autisme saat ini sering kali diperbincangkan , angka kejadian di seluruh dunia terus meningkat. Banyak penyandang autisme terutama yang ringan masih tidak terdeteksi dan bahkan sering mendapatkan diagnosa yang salah , atau bahkan terjadi overdiagnosis . hal tersebut tentu saja sangat merugikan anak.

Apakah autisme itu ?
Kelainan perkembangan yang luas dan berat, dan mempengaruhi anak secara mendalam. Gangguan tersebut mencakup bidang interaksi sosial , komunikasi , dan perilaku.

Kapan deteksi dini autisme pada anak ?
Gejala autisme mulai tampak pada anak sebelum mencapai usia 3 tahun , secara umum gejala paling jelas terlihat antara umur 2 – 5 tahun.
Pada beberapa kasus aneh gejala terlihat pada masa sekolah.

Berdasarkan penelitian lebih banyak didapatkan pada anak laki-laki daripada anak perempuan. Beberapa tes untuk mendeteksi dini kecurigaan autisme hanya dapat dilakukan pada bayi berumur 18 bulan ke atas.

Waspadai gejala – gejala autisme

Gejala autisme berbeda – beda dalam kuantitas dan kualitas ,penyandang autisme infantil klasik mungkin memperlihatkan gejala dalam derajat yang berat , tetapi kelainan ringan hanya memperlihatkan sebagian gejala saja.

Kesulitan yang timbul, sebagian dari gejala tersebut dapat muncul pada anak normal, hanya dengan intensitas dan kualitas yang berbeda.

Gejala – gejala pada autisme mencakup ganggguan pada :
 1. gangguan pada bidang komunikasi verbal dan non verbal

• Terlambat bicara atau tidak dapat berbicara
• Mengeluarkan kata – kata yang tidak dapat dimengerti oleh orang lain yang sering disebut sebagai bahasa planet
• Tidak mengerti dan tidak menggunakan kata – kata dalam konteks yang sesuai
• Bicara tidak digunakan untuk komunikasi
• Meniru atau membeo , beberapa anak sangat pandai menirukan nyanyian , nada , maupun kata – katanya tanpa mengerti artinya
• Kadang bicara monoton seperti robot
• Mimik muka datar
• Seperti anak tuli, tetapi bila mendengar suara yang disukainya akan bereaksi dengan cepat

 2. gangguan pada bidang interaksi sosial

• Menolak atau menghindar untuk bertatap muka
• anak mengalami ketulian
• Merasa tidak senang dan menolak bila dipeluk
• Tidak ada usaha untuk melakukan interaksi dengan orang
• Bila menginginkan sesuatu ia akan menarik tangan orang yang terdekat dan mengharapkan orang tersebut melakukan sesuatu untuknya.
• Bila didekati untuk bermain justru menjauh
• Tidak berbagi kesenangan dengan orang lain
• Kadang mereka masih mendekati orang lain untuk makan atau duduk di pangkuan sebentar, kemudian berdiri tanpa memperlihatkan mimik apapun
• Keengganan untuk berinteraksi lebih nyata pada anak sebaya dibandingkan terhadap orang tuanya


 3. gangguan pada bidang perilaku dan bermain

• Seperti tidak mengerti cara bermain, bermain sangat monoton dan melakukan gerakan yang sama berulang – ulang sampai berjam – jam
• Bila sudah senang satu mainan tidak mau mainan yang lain dan cara bermainnya juga aneh
• Keterpakuan pada roda (dapat memegang roda mobil – mobilan terus menerus untuk waktu lama)atau sesuatu yang berputar
• Terdapat kelekatan dengan benda – benda tertentu, seperti sepotong tali, kartu, kertas, gambar yang terus dipegang dan dibawa kemana- mana
• Sering memperhatikan jari – jarinya sendiri, kipas angin yang berputar, air yang bergerak
• Perilaku ritualistik sering terjadi
• Anak dapat terlihat hiperaktif sekali, misal; tidak dapat diam, lari kesana sini, melompat – lompat, berputar – putar, memukul benda berulang – ulang
• Dapat juga anak terlalu diam


 4.gangguan pada bidang perasaan dan emosi

• Tidak ada atau kurangnya rasa empati, misal melihat anak menangis tidak merasa kasihan, bahkan merasa terganggu, sehingga anak yang sedang menangis akan di datangi dan dipukulnya
• Tertawa – tawa sendiri , menangis atau marah – marah tanpa sebab yang nyata
• Sering mengamuk tidak terkendali ( temper tantrum) , terutama bila tidak mendapatkan apa yang diingginkan, bahkan dapat menjadi agresif dan dekstruktif


 5. gangguan dalam persepsi sensoris

• Mencium – cium , menggigit, atau menjilat mainan atau benda apa saja
• Bila mendengar suara keras langsung menutup mata
• Tidak menyukai rabaan dan pelukan . bila digendong cenderung merosot untuk melepaskan diri dari pelukan
• Merasa tidak nyaman bila memakai pakaian dengan bahan tertentu

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Mengatasi anak Susah Makan

Berikut sekilas bahasan penyebab anak susah makan & tips singkat mengatasinya :

1. Bosan dengan menu makan ataupun penyajian makanan.
Menu makan saat bayi (> 6 bl) yg itu-itu saja akan membuat anak bosan dan malas makan. Belum lagi cara penyajian makanan yg campur aduk antara lauk pauk spt makanan diblender jadi satu. Sama spt
orang dewasa, kalau kita makan dg menu yg sama tiap hari dan disajikan dg campur aduk, pasti akan malas makan. Begitu juga dg pengenalan makanan kasar.

Tips : Tentu saja variasikan menu makan anak. Jika perlu buat menu makan anak min. selama 1 minggu utk mempermudah ibu mengatur variasi makanan. Jadi tergantung pinter-pinter- nya ibu memberikan makanan bervariasi. Spt kalau anak gak mau nasi, kan bisa diganti dg roti, makaroni, pasta, bakmi, dsb. Penyajian makanan yg menarik juga penting sekali. Jangan campur adukkan makanan. Pisahkan nasi dg lauk pauknya. Hias dg aneka warna & bentuk. Jika perlu cetak makanan dg cetakan kue yg lucu.

2. Memakan cemilan padat kalori menjelang jam makan , sehingga anak tidak merasa lapar. Seperti permen, minuman ringan, coklat, hingga snack ber-MSG, dsb. Akibatnya ketika jam makan tiba anak sudah kekenyangan.

Tips : Atur makanan selingan atau cemilan jauh sebelum waktu
makan tiba. Beri juga cemilan yang sehat spt potongan buah, sayur
kukus, keju, yoghurt, es krim, cake buatan ibu, dsb.

3. Minum susu terlalu banyak
Susu di banyak keluarga dianggap sebagai makanan dewa yang bisa menggantikan makanan utama spt nasi, sayur & lauk pauknya Orangtua cenderung kurang sabar memberikan makanan kasar. Atau orang tua sering takut anaknya kelaparan, sehingga makanan diganti dengan susu..Akhirnya, daripada perut si anak tidak kemasukan makanan, diberikan saja susu berlebihan. Padahal setelah anak berusia 1th, kehadiran susu dalam menu sehari-hari bukanlah hal wajib. Secara gizi, susu hanya untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan fosfor saja. Kan kalsium dan fosfor ini dengan mudah kita dapatkan
dalam ikan-ikanan, sayur & buah.

Tips : Kurangi susu ! Di atas usia 1 tahun kebutuhan susu hanya 2 gelas sehari. Mulailah melatih anak dg berbagai jenis makanan. Ubah pola pikir orangtua.

4. Terpengaruh kebiasaan orang tuanya.
Anak suka meniru apa yang dilakukan oleh anggota keluarga lainnya, terutama orang tuanya. Banyak perilaku yg dilakukan ortunya ygmempengaruhi perilaku makan anak. Mis. anak yang tumbuh dalam
lingkungan keluarga yang malas makan (ex. diet), akan mengembangkan perilaku malas makan juga. Perilaku lainnya, sering kita jumpai orang tua masih menyuapi anak yang sudah kelas V SD. Akibatnya anak gak terlatih untuk bisa makan sendiri. Perilaku makan yang kurang pas juga spt kebiasaan ortu ketika menenangkan anak yg sedang rewel dengan cara membelikan jajanan yang padat kalori (permen, minuman ringan, coklat, dsb.). Akibatnya anak kekenyangan & malas makan.

Tips :
Perhatikan & ubah kebiasaan & perilaku orang tua kapanpun, termasuk perilaku makan. Ingat, anak merekam, belajar & menerapkan semua hal yg ia dapat dari lingk sekitarnya, terutama ortunya. Biarkan anak mencoba memakan makanan sendiri sejak dini, tanpa disuapi. Gak perlu takut berantakan. Feeding is about learning.

5. Munculnya sikap negativistik รจ fase normal yg dilewati tiap anak.
Pada usia >2 th, anak sering membangkang / tidak mau patuh. Saat makan tiba, anak terkadang bilang gak mau, makanannya suka dilepeh atau dilempar, dsb. Ini disebut sikap negativistik. Sikap negativistik merupakan fase normal yg dilalui tiap anak usia balita. Sikap ini juga suatu bagian dari tahapan perkembangannya untuk menunjukkan keinginan untuk independent . Jadi batita umumnya ditandai dengan AKU, artinya segala sesuatunya harus berasal dari AKU bukan dari orang lain; intinya power. Nah banyak ortu yg gak memahami hal ini, sehingga lantaran khawatir kecukupan gizi anak tidak terpenuhi, orang tua biasanya makin keras memaksa anaknya makan. Ada ortu yg mengancam anaknya bahkan memukul. Cara2 tsb harus dihindari.

Justru semakin anak pd usia ini dipaksa, justru akan makin melawan (sebagai wujud negativistiknya) . Realisasinya apalagi kalau bukan penolakan terhadap makanan. Bisa dimaklumi kalau ada orang yang
sampai dewasa emoh makan nasi atau sama sekali tak menyentuh daging. Bisa jadi sewaktu masih kecil yang bersangkutan sempat mengalami trauma akibat perlakuan orang tuanya yang selalu memberinya makan secara paksa.

Tips : Pahami kondisi anak dg baik. Jadilah ortu yg otoritatif. Artinya bersikap tidak memaksa, tetapi juga tidak membiarkan begitu saja. Bina komunikasi yg baik dg anak. Bersabarlah menghadapi anak.
Kan rumah adalah madrasah pertama & utama bagi anak.

6. Anak sedang sakit / sedih
Anak tidak mau makan dapat juga disebabkan krn anak sedang sakit atau sedang sedih. Kalau semula anak terlihat aktif, riang dan cerewet, maka di kala sakit ia lebih suka diam dan terlihat malas-malasan.

Tips : Kembali pada konsep bina komunikasi yg baik. Jangan paksakan anak kalau gakmau makan. Beri makanan ringan yg padat kalori, spt makaroni skutel, dsb.

Yg jelas dan perlu diingat baik2 oleh tiap ortu adalah, seberapapun anak gak mau / susah makan, ia tidak akan membiarkan dirinya kelaparan ! Selama mentalnya sehat. Artinya, begitu ia kelaparan, maka ia akan makan.

Tetap kreatif mengolah & menyajikan makanan, bina komunikasi yg baik, terus belajar menjadi ortu & memahami kondisi anak, dan bersabar.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Seringkali kita menyaksikan di layar kaca, selebritis yang baru melahirkan sudah kembali langsing. Penasaran dengan rahasia mereka mengembalikan bobot tubuh sebelum kehamilan ? Simak usaha mendapatkan berat badan ideal yang dilakukan beberapa selebritis yang baru menjadi ibu, mulai dari Catherine Zeta-Jones sampai Arzeti Bilbina.

Catherine Zeta-Jones
Berat badan aktris Hollywood ini bertambah 23kg ketika hamil anak pertamanya, Dylan. Zeta-Jones terkenal sebagai penganut diet ’rendah karbohidrat dan tinggi protein’ untuk membantu menghilangkan kelebihan bobotnya. Ia juga percaya bahwa mengatur porsi makan bisa mengurangi berat tubuh, selain itu aktris cantik ini juga meminta jasa ahli gizi untuk membantunya mengatur jumlah kalori untuk setiap makanan yang akan dikonsumsinya. Sebagai penunjang gaya hidup sehatnya, ia memilih makanan rendah lemak seperti ikan dan sayuran serta minum banyak air putih dan cukup istirahat.

Uma Thurman
Pemeran utama film Kil Bill ini pernah bermasalah dengan bobot tubuh pasca melahirkan tahun 2002 yang lalu. Ia lalu meminta bantuan ahli gizi dan menyewa pelatih pribadi untuk membuat tubuhnya kembali langsing. Setiap hari ia menyantap makanan yang disesuaikan dengan kebutuhan kalorinya. Menu makanannya diatur oleh penyedia jasa makanan sehat untuk diet, yang memang banyak terdapat di hollywood. Kombinasi antara menu makanan yang diatur dan pelatih pribadi terbukti berhasil menghilangkan kelebihan bobotnya sebanyak 12kg dalam enam minggu.

Kate Hudson
Bintang-bintang papan atas Hollywood tidak pernah memperdulikan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menghilangkan kelebihan berat badan akibat kehamilan. Setelah melahirkan putranya, Ryder, Kate Hudson menyewa dua pelatih pribadi untuk membantu menghilangkan bobotnya yang naik 28kg semasa hamil. Meski ia mengakui bahwa latihan yang dijalaninya berat, ia tetap berlatih 2-3 jam setiap hari, enam hari per minggu. Program dietnya terdiri dari sedikit saja makanan berlemak dan mengkonsumsi makanan berprotein tinggi serta membatasi makanan berkarbohidrat seperti biji-bijian atau gandum serta beberapa macam buah-buahan. Latihan intensif serta diet yang dijalaninya telah mengembalikan bobot normalnya dalam waktu empat bulan.

Debra Messing
Atris Hollywood ini baru saja menyandang status sebagai ibu setelah melahirkan putranya, Roman. Namun berbeda dengan aktris Hollywood lainnya, ia tidak melakukan usaha diet apa pun pada tiga bulan pertama kecuali tetap menyusui bayinya. Ia menyadari bahwa ini mungkin hal paling baik untuknya juga bayinya, sebab menyusui bisa membakar 3000 kalori per hari. Terbukti, dengan menyusui ia membuang kelebihan bobot sebanyak 15kg sejak melahirkan dan sekarang aktris cantik ini meminta bantuan pelatih fitnes serta menjalani diet untuk menjaga tubuhnya tetap langsing.



Arzeti Bilbina
Selain rasa bahagia karena kehadiran putra pertamanya, Bagas, top model asal Indonesia ini harus berjuang menghilangkan kenaikan berat badan sebanyak 33 kg. Untuk membuat tubuhnya kembali normal, Arzeti melakukan olahraga dan mengurangi porsi makan. Menyadari bahwa usaha itu membutuhkan waktu yang lama, ia meminta bantuan profesional dari sebuah pusat pelangsingan tubuh untuk mempercepat penurunan bobotnya. Dari posisi 71 kg, beratnya kini sudah mencapai 60 kg setelah menjalani perawatan di tempat tersebut selama 3 minggu. Kini ia bahkan ditunjuk menjadi juru bicara dari pusat pelangsingan tubuh asal Swiss ini.


Meskipun cara yang ditempuh para selebritis di atas terbilang cepat dan efektif, namun biaya yang dikeluarkan juga tidak sedikit. Cara yang efektif bagi para ibu yang ingin mengembalikan berat badan pasca melahirkan seharusnya adalah dengan menjadikan program penurunan berat tadi sebagai bagian dari gaya hidup yang di dalamnya termasuk olahraga serta diet.

Walau menjalani diet, tentu saja perlu diperhatikan asupan nutrisi yang memang diperlukan tubuh. Selama menyusui, pastikan makanan yang dikonsumsi memenuhi kebutuhan kalori minimal sebanyak 1800 setiap harinya.

Tetaplah realistik dan bersabar dalam menurunkan berat badan. Jika dibutuhkan waktu 9 bulan untuk mencapai suatu berat, maka dibutuhkan waktu yang sama untuk kembali ke berat semula.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Nonformal

Yand disebut PAUD nonformal adalah “sekolah” yang dikenal masyarakat sebagai kelompok bermain (playgroup) dan taman Penitipan Anak (TPA). Sesuai Pasal 28 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional (sisdiknas), PAUD diselenggarakan melalui tiga jalur: formal, nonformal dan informal. PAUD jalur formal diselenggarakan dalam bentuk TK dan raudlatul athfal alias TK Islam. Jalur nonformal khusus menangani anak- anak usia 2-4 tahun yang diserap Kelompok Bermain (Play Group) dan Tempat Penitipan Anak. Sedangkan jalur informal adalah pendidikan di keluarga

Angka partisipasi PAUD Indonesia pun menurut laporan Unesco tahun 2005, terendah di dunia, baru sekitar 20% dari sekitar 20 juta anak usia 0-8 tahun.Di dunia internasional, PAUD didefinisikan sebagai pendidikan bagi anak usia 0 sampai 8 tahun. Sedangkan Indonesia kategori PAUD, untuk usia 0-5 tahun. Unesco mncatat angka partisipasi PAUD di Indonesia lebih rendah dari Thailand (86%), Malaysia (89%), bahkan Filipina (27%) dan Vietnam (43%)

Mendiknas mengibaratkan PAUD sebagai masa kecambah. “Agar kecambah itu tumbuh secara normal, pendidikan di usia ini lebih mementingkan proses pembelajaran melalui bermain. Setiap manusia itu pada dasarnya mempunyai keunikan sendiri. Melalui pendidikan PAUD inilah keunikan tersebut dapat digali” katanya. Mendiknas berharap pengembangan PAUD, khusus PAUD nonformal, selalu mengacu pada Rencana dan Strategi Depdiknas 2005- 2009

PAUD nonformal tersebar dalam bentuk Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis. Kelompok Bermain dapat diikuti anak mulai usia dua tahun. Sedangkan Taman Penitipan Anak dan Satuan PAUD sejenis diikuti bayi. Satuan PAUD sejenis diantaranya berupa Bina Keluarga Balita, Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan Sekolah Minggu

TPQ dan Sekolah Minggu adalah PAUD Nonformal yang dikembangkan oleh lembaga bernafaskan agama. Jumlahnya tergolong banyak. TPQ diperkirakan mampu menyerap anak lebih dari 5,6 juta. Jauh lebih banyak dari jumlah murid TK sekalipun yang baru sekira 2,1 jutaan

Sedangkan di jalur informal Direktorat PAUD juga tengah merintisnya melalui PAUD berbasis keluarga. Prinsip PAUD melalui keluarga adalah bentuk penidikan nonformal yang dapat mendorong kesiapan anak dalam proses belajar di usia sekolah” kata Dr. Ace Suryadi, Direktur Jenderal Pendidikan Formal dan Informal, Depdiknas, pada acara jumpa pers di Gerai Informasi dan Media, Depdiknas, Jakarta.

PAUD berbasis keluarga masih dalam proses pengembangan konsep. Tahun 2008, baru diselenggarakan di beberapa daerah. Kemajuan luar biasa PAUD itu bukan semata melihat semakin banyak lembaga PAUD di daerah. Namun juga perkembangan sarana prasarana dan metode pembelajaran. Di semua PAUD benar- benar dipikirkan alat permainan edukatif, juga beragam metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, sperti Beyond Center and Circle Time (BBCT)

Pelan tapi pasti orangtua semakin banyak melirik ke lembaga PAUD nonformal. Misalnya, Eddy Susanto yang menitipkan anak mereka Chandra ke TPA Flying Star, Jakarta. “Pengasuhan dan kesehatan anak kami terlayani dengan baik karena gizi dan nutrisi sangat diperhatikan di TPA. Anak kami juga jadi lebih mandiri, mampu berkonsentrasi dan bersosialisasi dengan baik. Stimulasi pendidikan disini sesuai dengan tahap perkembangan anak kami” kata Eddy Susanto, seperti dikutip majalah bunga bangsa

Flying Star membuka PAUD bukan Cuma TK tapi sekaligus Play Group. Juga lembaga lain yang membuka PAUD nonformal macam Kelompok Bermain dan TPA sekaligus TK. Namun mereka yang Cuma punya TK, meski dibagi menjadi TK kecil (untuk anak usia dibawah 5 tahun) dan TK besar (untuk anak usia diatas 5 tahun) merasakan dampak tak sedap kehadiran PAUD nonformal.

Sepak terjang PAUD yang sukses mendapat sambutan masyarakat itu menuai protes dari kalangan penyelenggara TK. Ketika ada pertemuan guru TK yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak- kanak Indonesia (IGTK) dan pengelola TK dalam wadah Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak- kanank Indonesia (GOPKTI) di kantor Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, 19 Juni 2007, yang dipantau wartawan PENA Pendidikan, tumpah ruahlah keluhan para guru dan pengelola TK

Delegasi dari IGTKI Sukabumi, misalnya, menilai Gerakan Sejuta PAUD menimbulkan bentrok di lapangan dengan TK. “banyak masyarakat yang semua akan memasukkan anaknya ke TK akhirnya tersedot ke PAUD” katanya. Gerakan Sejuta PAUD memang diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses PAUD

Kata Mudjito, dari sisi proses pembelajaran, juga marakan terjadi praktik kekeliruan lantaran randahnya kompetensi guru TK. Guru TK justru berlomba- lomba memaksanakn pengajaran baca-tulis-hitung secara klasikal, yang secara psikologis justru bertntangan dengan kodrat anak itu sendiri yakni bermain sambil belajar.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Sopan santun di meja makan bagi anak

Sopan santun di meja makan bagi anak

Tidak hanya orang dewasa, si kecil pun perlu memahami sopan santun di meja makan. Ini agar waktu makan bersama bisa menyenangkan untuk semua; baik untuk anggota keluarga, untuk teman- teman, atau untuk orang- orang lainnya. Sebetulnya, sopan santun di meja makan sudah tiap hari kita jalani; tetapi kita kerap kurang menyadarinya. Jadi, table manners seperti apa yang harus kita ajarkan kepada anak- anak kita. Inilah beberapa diantaranya:
1. Dimulai dengan doa bersama
Masing- masing keluarga memiliki kebiasaan sendiri sepura doa sebelum makan ini. Tetapi, ada baiknya membiasakan hal ini kepada si kecil agar dia terbiasa bersykur kepada tuhan atas pemberiannya
2. Papa dan mama mengambil makan terlebih dahulu, baru anak- anak. Ini merupakan bentuk rasa hormat anak- anak kepada orangtuanya

3. Makanlah dengan tenang, berbicaralah secukupnya saja. Setelah selesai makan, baru anda mengajaknya ngobrol panjang- lebar.

4. Jangan mengeluarkan bunyi- bunyi ketika makan. Ingatkan anak, ini bisa menghilangkan selera orang- orang yang makan bersama anda.

Mengajarkan table manners juga berarti mengajarkan hal- hal penting seperti kesopanan, kasih sayang dan control diri

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Sajikan Vitamin D untuk menambah kekebalan tubuh anak

Sajikan Vitamin D untuk menambah kekebalan tubuh anak

Memastikan anak anda mendapat cukup vitamin D seharusnya menjadi salah satu garis pertahanan pertama anda karena vitamin D membantu mengatifkan sel- sel kekebalan. Sumber utama vitamin D adalah sinar matahari . Menutut studi yang dilakukan Albert Einstein College of Medicine di New York City, Tujuh dari 10 anak di AS kini memiliki level vitamin D rendah. Sumber- sumber makann yang mengandung vitamin D di antaranya susu dan jus fortifikasi, keju, telur, dan salmon.Meski demikian, sulit mendapatkan 400 international units (IU) setiap hari seperti yang disarankan, kecuali anak anda senang sekali minum susu – agar lebih mudah, secangkir susu memiliki sekoitar 100 IU vitamin D.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Riasan tahan lama

Riasan tahan lama

Sering merasa kesal karena menjelang siang, riasan sudah mulai luntur dan anda harus selalu melakukan touch- up? Coba langkah berikut agar riasan bertahan dari pagi sampai sore

1. Serap minyak berlebih

Setelah sellesai memakai alas bedak, tekan kertas minyak secara perlahan untuk menyerap kelebihan minyak. Ini mengurangi risiko kulit terkesan belang saat anda berkeringat. Pilih alas bedak padat (compact foundation atau two way cake)

2. Andalkan transparan

Eyeliner berjasa mempertegas bentuk mata. Tapi jika luntur, akan terlihat kotor dan berantakan. Agar tahan lama, pilih eyeliner yang waterproof. Bubuhkan bedak tabur transparan (translucent powder) di atasnya menggunakan kuas kecil

3. Manfaat lain alas bedak

Anda ingin eyeshadow dan lipstick lebih tahan lama? Sebelum mengaplikasikan, ulaskan alas bedak tipis- tipis pada kelopak mata dan bibir. Dengan begitu, permukaan kulit tampak lebih merata dan warna akan menempel lebih lama

4. Tekstur yang berbeda

Blush on yang teapat menghasilkan rona wajah sehat. Agar warna leih tahan lama, gunakan dalam dua tekstur berbeda (krim dan padat). Ulaskan blush on padat di atasnya. Jadi, saat lapisan atas mulai pudar, lapisan blush on krim di bawahnya masih tersisa.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Perang melawan kuman

Perang melawan kuman

- Lap terlebih dahulu pegangan troli belanja anda, gagang pintu di toilet umum, bahkan buku menu yang akan dipegang anak anda (bayangkan saja sudah berapa anak yang menjilat gambar es krim sundae-nya)
- Bawa buku, mainan , atau portable video game sendiri untuk dipakai bermain- main di ruang dokter. Memamng, staf dokter pasti membersihkan mainan mereka, tapi kemungkinan besar ada anak sakit yang memegangnya tak lama sebelum anda datang
- Pakai pena anda sendiri di ruang dokter, apotik dan konter pengambilan resep (orang dewasa juga membawa kuman)
- Semprot kamar mangi dengan disinfektan jika ada anggota keluarga yang sakit. “Magnet- magnet” kuman lain yang perlu disemprot adalah telpon, remote control, microwave, dan gagang pintu lemari es. Anda juga bida menyemprot mainan di penghujung hari – begitu disinfektannya kering, sudah tidak berbahaya lagi
- Usahakan tidak memeluk cucian yang kotor oleh tanah untuk mencegah kuman menyebar dari cucian kotor ke badan anda. Setelah itu, cuci tangan
- Jangan lupa membersihkan tangan jika anda pergi ke arena bermain dalam ruangan

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Mengapa Rambut Pertama Bayi Rontok?

Mengapa Rambut Pertama Bayi Rontok?
Alasannya sama dengan rontoknya rambut anda setelah melahirkan: Menurunnya kadar hormone. “Kadar hormone estrogen yang tinggi adalam tubuh selama hamil menyebabkan tambut anda dan si kecil tumbuh, sehingga hanya sedikit yang rontok” kata Jennifer Shu, M.D dokter anak dari Atlanta dan salah satu pernulis Heading Home With your Newborn Setelah melahirkan, kadar estrodgen menurun drastic dan bayi tidak mengapat suplai hormone itu lagi. Anda berdua pun memasuki fae kerontokan yang berlangsung sekitar enam bilan untuk bayi anda.

Akankah si kecil botak? Tergantung pada tekstur rambit dan kecepatannya duduk tegak. Rambut baru akan terus tumbuh tapi lebanyakan rambut kedua bayi akan lebih gelap dan kasar.

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Melawan virus flu pada anak

Melawan virus flu pada anak

Mengawali Hari

Awali hari keluarga anda dengan sarapan buah dan sayur aneka warna yang dipadu dengan karbohidrat whole- grain. Sistem kekebalan tubuh berfunsi lebih baik dengan makanan sehat, kata dokter anak di Atlanta, Shu, M..D, salah seorang peangarang Food Fights. Jadi, awali hari keluarga anda dengan sarapan kaya protein dan buah warna- warni, serta sayur. Bayangkan omelette dengan paprika, quiche brokoli atau bayam, roti labu atau zucchini. Pastikan untuk memasukkan pula sejumlah karbohidrat gandun utuh agar mereka tetap kenyang sempai bel makan siang berbunyi.

Mulailah kompetisi sehat untuk melihat siap ayang bisa makan makanan paling warna- warni selama seminggu. Tempel table di dapur anda dan suruh semua orang mengisi apa yang mereka makan setiap hari. Punya anak yang hanya mau menerima satu kelompok makanan saja? Tanyakan pada dokter anda soal pemberian multivitamin padanya untuk memastikan ia mendapatkan semua zat gizi yang dia butuhkan, saran Dr. Shu

Tambahkan Probiotik

Sebuah studi baru, menunjukan anak – anak yang diberi suplemen probiotik dua kali sehari selama enam bulan mengalami lebih sedikit demam, batuk dan hidung meler selama musim batuk- pilek dibanding anak- anak yang tidak mendapatkan suplemen probiotik.

Apa itu Probiotik?
Kuman baik yang memulihkan keseimbangan system pencernaan, dan karenanya memacu kekebalan. ANda pat menemkannya dalam ASI DAN SUSU FORMULA

ASI dan susu formula
ASI secara alamiah mengandung probiotik dari ibu. Bayi yang diberi susu botol bisa mendapatkannya dari susu formula yang sudah diperkuat probiotik. Tanyakan pada dokter anak anda tentang splemen yang bisa dicampur ke dalam jus atau makanan yang lunak. Suplemen probiotik mungkin juga bisa digunakan untuk menyembuhkan diare akibat pengaruh antibiotic

YOGURT
Yogurt dan minuman yogurt dengan probiotik akan meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh anak

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Kebiasan anak seni grafitti atau mencoret coret di tembok

Kebiasan anak seni grafitti

Tembok, pintu kulkas atau lemari merupakan kanvas yang menarik bagi buah hati anda. Tembok di rumah tak selamat dari coretan penuh warna anak. Karya seni ini bisa menimbulkan reaksi yang lebih heboh lagi jika yang dipergunakn untuk mencorat coret tembok tersebut adalah lipstick mahal anda. Sebenarnya mangapa mereka melakukannya? Karena mereka bisa, para batita mulai memahami bahwa yang dilakukan oleh tangannya dapat mengabibatkan terjadinya suatu keajian ataupun menciptakan sesuatu yang tadinya suatu kejadian ataupun menciptakan sesuatu yang tadinya tidak terlihat. Jangan tekan keinannnya untuk menjadi seniman cilik, berikan saja papan tulis atau kertas yang ditempelkan di tembok atau belikan krayon yang mudah dibersihkan. “kemudian diahlikan pada buku gambar yang cukup besar dan selanjutnya dengan ukuran yang semakin kecil. Perpindahan ukuran penting dilakukan agar mereka dapat melatih gerakan menulisnya, dari gerakan yang luasa dan melebar kepada gerakan yang semakin sempit dan terarah


Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856
[ ... ]

Kebiasan anak sebelum tidur

Kebiasan anak sebelum tidur

Mengulang ritual sebelum tidur sebenarnya merupakan pembiasaan yang baik pada batita yang harus selalu melalui tritual yang sama persis dan gelisah jika ada salah satu yang tidak dia lakukan. Misalnya, dia tidak dapat tidur jika sesakli mam tidak membacakan cerita dulu sebelum tidur “tetapi ada juga batita yang cukup flesibel sehuiingga dia lebih terikat pada batas waktu tidur dibandingkan ritual yang dijalankan. Seni menambahkan lagi “agar ritual ini tidak malah membuat batita menjadi pribadi yang kurang fleksibel dan kurang kurang bisa menerima perubahan, rang tua perlu sesekali mengubah urutan aktivitas ataupun membuat variasi aktivitas sebelum tidur ini. Hal in I penting agar mereka dapt menjadi seorang anak yang bisa beradaptasi dalam berbagai situadsi baik yang menyenangkan, ataupun situasi darurat yang kurang menyenangkan “tentu, apapun ritual anda, yang terpenting adalah doa sebelum tidur dan ciuman di dahi atau pelukan, yang sebaiknya tetap dilakukan sebagai penutup aktivitas hari bagi si kecil

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Kebiasaan Balita bermain dengan kotak kardus

Kebiasaan Balita bermain dengan kotak kardus

Si kecil membuka kado ulang tahunnya, membuang kertas pembungkus, mengeluarkan mainan dari dalam kardurs, kemudian masuk ke kardus tersebut dan tak mengacuhkan mainannya. “kalau sudah begini, ia bisa keluar masuk dari kotak kardus itu selama berjam- jam. Hadiah sepeda mahal yang saya belikan ditinggalkan saja olehnya di pokokan, sahut lita, mama raffa (2.5thn). Ini sebenarnya tidak aneh kok. Anak- anak senang dengan sensasi merasakan dunia dari tempat yang aman dan melindungi. Permainan dengan kotak kardus menolong mereka mengatasi rasa takut akan tersesat: mereka bisa ‘hilang’ kemudian muncul lagi. Hal ini seperti permainan cilukba yang terbalik; bukan anya yang ‘menghilang’, tapi si kecil yang melakukannya.untuk memaksimalkannnya, coba ajak di bermain pada saat dia ada dalam kotak kardus dengan pura- pura mencarinya: mana ya,anak mama? Kok dari tadi tidak ada? Wah tidak ada di balik pintu juga, kema nih jagoan kecil mama? Dengan berpura- pura hilang, dia sebenarnya mengambil langkah pertama untuk permainan yang lebih rumit- keahlian penting yang nantinya akan membuat ia mampu berpikir abtrak


Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Kebiasaan anak yang senang tanpa busana

Kebiasaan anak yang senang tanpa busana

Ternyata bukan Cuma saya yang erring dibuat pusing oleh kelakukan anak yang hobi berlari- larian tanpa busana setelah mandi. Batita terkadan mempersepsikan tidak memakai baju sebagai bentuk kebebasan. Kebiasaan berlarip- lari sebelum atau setelah mandi dalam keadaan telanjang merupakan salah satu pengekspresian kebebasan mereka. Namun, walaupun ini suatu bentuk ekspresi yang spontan, batita tidak bisa dibiarkan terlalu lama bertelanjang tanpa peringatan. Khawatirnya, mereka menjadi kurang paham pentingnaya menutup anggota tubuhnya yang sensitive, terutama alat kelaminnya


Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Kebiasaan Anak; Panjat Memanjat

Kebiasaan Anak; Panjat Memanjat

Keterampilan memanjat didapatkan anak saat dia paham bahwa tangan dan kakinya dapat ‘berkerja sama’ untuk mencapai suatu tempat atau mengambil suatu benda. Ia menambahkan dengan memanjat batita merasakan kesenangan karena ia sering mendapatkan ‘kejutan’ berupa pemandangan baru di darah yang ‘lebih tinggi’. Sementar gerakan melompat- lompat merupakan ‘latihan’ anak yang bermanfaat untuk mencapai keseimbangan tubuhnya. Sensai gerakan yang berubah- rubah dari atas ke bawah membuatnya merasa melayang dan in imembuatnya merasa senang dan ini n mengulangi berkali- kali. Jika anda merasa khawatir akan keselamatan anak ketika sedang bermain setiap kali ia menunjukkan tanda- tanda ingin ‘menaklukkan’’ lemari buku di ruma. Di sana ia bisa menguji kemampuan fisiknya untuk memanjat dan melompat di bawah penagawasan anda

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Kebiasaan anak merampas baran elektronik

Kebiasaan anak merampas baran elektronik

Pada dasarnya batita akan tertarik dengan apa yang seing dipegang oleh pap dan mamanya “susnan tombol- tombol itu sneidri sudah menarik minat batita untuk menyentuh satu persatu apalagi jika dia semakin paham bahwa gerakan memijit salah satu tombol akan menimbulkan bunyi tertentu dan menyebabkan terjadinya suatu kejadian baru, misalnya bunyi remote AC, bunyi pada handphone atau saat menyalakan TV. Seakin seirng anda memainkan benda tersebut, semakin penasaran dirinya. Jadi jika anda memang terus- terusan mengetik di black berru, jangan heran jika benda tersebut paling sering direbutnya

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Kebiasaan anak bermain dengan kotor- kotoran

Kebiasaan anak bermain dengan kotor- kotoran

Ketika seorang anak melihat sebuhh kubangan dia mempunyai dua pilihan, mengitarinya atau melewatinya. Jika dia melewatinya, dia akan menemukan keasikan sendiri dengan cipratan air, suara keras dan kaki yang basah.. Hal in isangat memuaskan si kecil yang baru mulai memahami bahwa tindakannya yang baru mulai mmempunyai efek ke lingkungan sekitarnya “tujuan utamanya bukan ingin menjadi kotor lo, tetapi dia indin berexperimen dengan berbagai hal. Dari pada mengomel, lebih baik sediakan satu buah ember berisi pasir yang diletakan di teras, atau letakkan sepiring agar- agar atau kentang tumbuk di baki kursi makannya dan biarkan dia bermain dengan makanan tersebut sampai puas



Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Keanehan anak menekan tombol rewind

Keanehan anak menekan tombol rewind

Kadang kita bosan dengan lagu anak yang di putar berulang- ulang tapi anak tidak bosan dan setiap hari dia minta diputarkan lagu yang sama berulang- ulang. Bagi batita, semua hal di hidupnya adalah petualangan yang penuh misteri sehingga mereka lebih membutuhkan hal- hal yang akrab dan membuat mereka nyaman. Namun mendengakan mama membacakan buku untuk ke 400 kalinya bukan saja membuatnya merasa nyaman, hal ini juga membantu batitia memperkirakan apa yang akan terjadi berikutnya, yang akan membuat mereka merasat telah menguasai sesuatu. Ketika anada membacakan cerita favoritnya, coa berhenti di bagian- bagian yang penting. Batita biasanya senang mengisi nama karakter atau jalan cerita ang’ hilang’ dan mereka sangat senang jika telah turut ‘membantu’ anda membacakan cerita tersebut

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Hal yang membuat mata bayi berubah warna

Hal yang membuat mata bayi berubah warna

Ketika lahir, matanyta tidak cukup banyak pigmen kecokelatan. Kekuningan (melanin). Bahkan, mata abu- abu nyaris tidak punya melanin, kata Dr. Shu. Tapi, selama 6-12 bulan pertama, iris mata (bagian mata yang berwarna) menjadi lebih banyak di bagian itu dan menggelap. Pda beberapa orang, pigmentasi lengkap tidak terjadi sampai usia dewasa. Bari bermata abu- abu cenderung berkulit pucat, yang bagus untuk penyerapan vitamin D dari sinar matahadi dan membentuk tulang- tulang yang sehat. Mereka yang bermata dan berkulit lebih gelap beresiko lebih kesil terhadap melanoma/ kanker kulit. Plus, mereka punya kadar asam folat yang lebih tinggi dalam tubuh, yang membantu menjaga sel darah merah, saraf, and otot- otot yang sehat

Tags: Pendidikan Anak Usia Dini PAUD Flying Star Yayasan Penyalur Baby Sitter Tempat Penitipan Anak TPA di Jakarta Selatan South of Jakarta balita batita Terapi wicara speech and language pathology pathologist therapy therapist in Jakarta bayi lucu cute kids sexy babe sexy baby aktifitas anak
[ ... ]

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Yand disebut PAUD nonformal adalah “sekolah” yang dikenal masyarakat sebagai kelompok bermain (playgroup) dan taman Penitipan Anak (TPA). Sesuai Pasal 28 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang system pendidikan Nasional (sisdiknas), PAUD diselenggarakan melalui tiga jalur: formal, nonformal dan informal. PAUD jalur formal diselenggarakan dalam bentuk TK dan raudlatul athfal alias TK Islam. Jalur nonformal khusus menangani anak- anak usia 2-4 tahun yang diserap Kelompok Bermain (Play Group) dan Tempat Penitipan Anak. Sedangkan jalur informal adalah pendidikan di keluarga

Angka partisipasi PAUD Indonesia pun menurut laporan Unesco tahun 2005, terendah di dunia, baru sekitar 20% dari sekitar 20 juta anak usia 0-8 tahun.Di dunia internasional, PAUD didefinisikan sebagai pendidikan bagi anak usia 0 sampai 8 tahun. Sedangkan Indonesia kategori PAUD, untuk usia 0-5 tahun. Unesco mncatat angka partisipasi PAUD di Indonesia lebih rendah dari Thailand (86%), Malaysia (89%), bahkan Filipina (27%) dan Vietnam (43%)

Mendiknas mengibaratkan PAUD sebagai masa kecambah. “Agar kecambah itu tumbuh secara normal, pendidikan di usia ini lebih mementingkan proses pembelajaran melalui bermain. Setiap manusia itu pada dasarnya mempunyai keunikan sendiri. Melalui pendidikan PAUD inilah keunikan tersebut dapat digali” katanya. Mendiknas berharap pengembangan PAUD, khusus PAUD nonformal, selalu mengacu pada Rencana dan Strategi Depdiknas 2005- 2009

PAUD nonformal tersebar dalam bentuk Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain dan Satuan PAUD Sejenis. Kelompok Bermain dapat diikuti anak mulai usia dua tahun. Sedangkan Taman Penitipan Anak dan Satuan PAUD sejenis diikuti bayi. Satuan PAUD sejenis diantaranya berupa Bina Keluarga Balita, Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan Sekolah Minggu

TPQ dan Sekolah Minggu adalah PAUD Nonformal yang dikembangkan oleh lembaga bernafaskan agama. Jumlahnya tergolong banyak. TPQ diperkirakan mampu menyerap anak lebih dari 5,6 juta. Jauh lebih banyak dari jumlah murid TK sekalipun yang baru sekira 2,1 jutaan

Sedangkan di jalur informal Direktorat PAUD juga tengah merintisnya melalui PAUD berbasis keluarga. Prinsip PAUD melalui keluarga adalah bentuk penidikan nonformal yang dapat mendorong kesiapan anak dalam proses belajar di usia sekolah” kata Dr. Ace Suryadi, Direktur Jenderal Pendidikan Formal dan Informal, Depdiknas, pada acara jumpa pers di Gerai Informasi dan Media, Depdiknas, Jakarta.

PAUD berbasis keluarga masih dalam proses pengembangan konsep. Tahun 2008, baru diselenggarakan di beberapa daerah. Kemajuan luar biasa PAUD itu bukan semata melihat semakin banyak lembaga PAUD di daerah. Namun juga perkembangan sarana prasarana dan metode pembelajaran. Di semua PAUD benar- benar dipikirkan alat permainan edukatif, juga beragam metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak, sperti Beyond Center and Circle Time (BBCT)

Pelan tapi pasti orangtua semakin banyak melirik ke lembaga PAUD nonformal. Misalnya, Eddy Susanto yang menitipkan anak mereka Chandra ke TPA Flying Star, Jakarta. “Pengasuhan dan kesehatan anak kami terlayani dengan baik karena gizi dan nutrisi sangat diperhatikan di TPA. Anak kami juga jadi lebih mandiri, mampu berkonsentrasi dan bersosialisasi dengan baik. Stimulasi pendidikan disini sesuai dengan tahap perkembangan anak kami” kata Eddy Susanto, seperti dikutip majalah bunga bangsa

Flying Star membuka PAUD bukan Cuma TK tapi sekaligus Play Group. Juga lembaga lain yang membuka PAUD nonformal macam Kelompok Bermain dan TPA sekaligus TK. Namun mereka yang Cuma punya TK, meski dibagi menjadi TK kecil (untuk anak usia dibawah 5 tahun) dan TK besar (untuk anak usia diatas 5 tahun) merasakan dampak tak sedap kehadiran PAUD nonformal.

Sepak terjang PAUD yang sukses mendapat sambutan masyarakat itu menuai protes dari kalangan penyelenggara TK. Ketika ada pertemuan guru TK yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak- kanak Indonesia (IGTK) dan pengelola TK dalam wadah Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak- kanank Indonesia (GOPKTI) di kantor Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat, 19 Juni 2007, yang dipantau wartawan PENA Pendidikan, tumpah ruahlah keluhan para guru dan pengelola TK

Delegasi dari IGTKI Sukabumi, misalnya, menilai Gerakan Sejuta PAUD menimbulkan bentrok di lapangan dengan TK. “banyak masyarakat yang semua akan memasukkan anaknya ke TK akhirnya tersedot ke PAUD” katanya. Gerakan Sejuta PAUD memang diluncurkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam memperluas akses PAUD

Kata Mudjito, dari sisi proses pembelajaran, juga marakan terjadi praktik kekeliruan lantaran randahnya kompetensi guru TK. Guru TK justru berlomba- lomba memaksanakn pengajaran baca-tulis-hitung secara klasikal, yang secara psikologis justru bertntangan dengan kodrat anak itu sendiri yakni bermain sambil belajar.

Flying Star Day Care and Training Center dapat menyediakan anda, tenaga pembina PAUD untuk di rumah anda atau dapat berkerjasama dengan baby sitter, tempat penitipan anak di JAKARTA SELATAN, TPA SOUTH JAKARTA, play group playgroup TK berbasis PAUD suster, nanny, governess, penyalur baby sitter, pembantu, serta pengasuh anak lainnya untuk menerapkan “AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856 atau 081388585600
[ ... ]

Manfaat menggunakan seorang Asisten Ibu dari Flying Star

Flying Star telah menemukan solusi me-eliminasi beberapa MINUSnya daycare dan tetap mempertahankan positivenya daycare, dengan mendapatkan seorang asisten ibu dari flying star. Mari kita mulai membahas positivenya program ini dan masalah daycare yang tereliminasi dengan memanggil seorang asisten ibu dirumah :

PLUSnya daycare
Ini Plusnya daycare dari pengalaman pribadi:

1. Only 2 hours of TV All day !!! yaitu sesudah jam 6 doang
Ok, that's one thing yg bener2 bikin aku suka banget. Ga ada TV sama sekali. Walaupun educational CD, tapi kadang2 kita suka keterusan juga ya...tau2 atala seharian aja nonton CD...emang sih, pas weekend akhirnya dia kayak "balas dendam" gitu, ga bisa liat TV dikit, minta disetel...tinggal emak-bapaknya yg harus "rajin" maen bareng...kalau lagi capek ya...TV lagi deh...namanya juga lagi masa2 ga bisa diem :_D

2. No Warung alias No Jajan
Para asisten ibu telah dilatih untuk membuat aneka variasi makanan untuk anak, dan mereka mengetahui cara membuat menu makanan untuk anak
Anak jadi tidak mengenal warung, ga kenal yang namanya permen, coklat, chiki, dll. coba dirumah seharian...dikit-dikit minta ke warung...apalagi ketemu om, tante, kakek, nenek yang dengan senang hati membelikan...oke..kalau permen dan coklat rasanya masih mending...paling2 atala sakit gigi...tapi kalau makanan/minuman yang ga jelas dibuat pake apa..wuah...susah juga ya...ini juga yang bikin aku sedih pas atala 2 minggu dirumah karena lagi heboh banjir dan hujan...atala jadi kenal warung deh :_(

3. LOTS of ACTIVITIES
Daycare biasanya dirancang fisiknya mirip2 seperti preschool, but 90% recess...hehehe, jadi banyakan mainnya..biasanya lebih banyak main-main...mulai dari perosotan, sampe buku cerita juga banyak...kalau di daycare atala sih, ada acara bermain bersama dengan guru TK situ (daycarenya plus sekolah sih)..tapi kalau aku liat paling-paling kegiatannya hanya 30 menit - 1 jam...but that's ok. buat aku itu udah cukup... :-)

4. Menu Makanan yang sudah dirancang Asisten ibu
Asyiknya menggunakan jasa Asisten Ibu dari Flying Star, para mommies ga perlu repot2 lagi merancang menu makanan, apalagi memasaknya. Seorang Asisten Ibu bisa merancang dan melaksanakannya untuk anda (3x makan plus 2x makanan ringan seperti buah)

5. Penanganan anak sakit yang cukup memadai
Kalau anak tiba-tiba sakit...seorang asisten Ibu telah diberikan training cara penanganan beberapa penyakit umum anak, jadi orangtua bisa tenang.

7. Ketrampilan Life Basic Skill
Berkat pelatihan yang di terima asisten ibu di tempat daycare Flying Star, para asisten ibu telah menguasai kemampuan dasar mendisiplinkan anak. Misalnya saja, Toilet training, Sikat Gigi, dan makan duduk dimeja sambil berdoa (biasanya makan lebih banyak karena rame2), jadi Anak-anak cenderung lebih cepat mandiri.

8. Waktu NgeDate dengan Orangtua lebih panjang
Ini adalah moment paling berharga dan paling aku sukai, semenjak atala di daycare. Sejak atala lahir, aku selalu dibantu untuk mengurus atala..apalagi semakin besar, atala semakin pecicilan, jadi rasanya Ngedate hanya berduaan dengan atala adalah impossible. Wuah...mau repot kyk gimana? belum perlengkapan lenong yang harus dibawa-bawa kemana pun kita berada. Dengan atala di daycare, rasa percaya diriku semakin terasah, dan moment ngedate kita juga makin panjang. Entah sekedar bermain berduaan saat menanti sang ayah menjemput, atau pas berduaan saat weekend. Aku aja baru tersadar, bahwa ternyata memberi makan atala setiap weekend itu susahnya bukan main (sampe pengen nangis), tapi ternyata semakin kesini, aku semakin trampil untuk mensiasatinya. Belum lagi kalau pergi keluar hanya berduaan saja dengan atala, naik bus umum pula..(atau naik mobil dengan saudara), wuaah..berbagai games, nyanyian, dll. aku keluarkan semua biar atala ga bete dan ga rewel...pas masih ada asisten, kayaknya aku ga sekreatif ini...hihihihihi

9. Kerjasama dari Pasangan makin banyak
Seperti halnya aku yang kurang pede, ayahnya atala juga kurang pede kalau soal bayi...jadi, praktis waktu masih ada asisten, urusan atala adalah urusanku dan asisten..biasanya ayahnya hanya kebagian yang "asyik-asyik" aja...kalaupun yang agak "ngerepotin" itu, paling-paling membersihkan BAB atala..hehehe...
Semenjak tidak ada asisten (apalagi aku jg ga ada asisten buat ngurus rumah), ayah atala semakin terlibat, dan dia pun juga semakin pede mengurus atala...alhasil, kami jadi merasa lebih dekat..apalagi atala dan ayahnya :-)

Masalah daycare yang tereliminasi dengan menggunakan seorang Asisten Ibu dari Flying Star center:

1. Antar Jemput yang melelahkan  Berhubung asisten ibu tinggal dirumah kita tidak perlu lagi menantar jemput anak ke day care untuk mendapatkan PAUD dirumah, karena para asisten ibu telah di train untuk menjalankan program PAUD Flying Star

2. Makanan yang berbeda antara rumah dan daycare  berhubung dirumah jadi bukan merupakan masalah lagi

3. Pulang kantor agak susah mau mampir-mampir  berhubung dirumah jadi bukan merupakan masalah lagi

Begitu sudah sampai jam pulang kantor, biasanya aku akan buru-buru menjemput atala. Walaupun jam buka daycare atala sampe 18.30, tapi aku masih suka terburu-buru juga. Belum kalau ternyata lalu lintas atau cuaca tidak bersahabat. Bikin sampe daycare cukup lama juga. Ini berbeda ketika atala masih dirumah. Bahkan kadang-kadang aku bisa belanja bulanan ke carrefour atau giant pulang kantor, supaya weekend bisa dirumah sama atala. Aku juga agak kesulitan jika mau mampir-mampir sepulang kantor, misalnya ada acara kumpul2 gitu.

4. Pagi yang heboh....Sore yang heboh juga...(tergantung mood anak getho lhooo)  berhubung dirumah jadi bukan merupakan masalah lagi

Sebagai anak kecil, tentunya mood atala ga bisa diprediksi...terkadang dia pun tidur malam, sehingga pagi agak susah bangun...karena kami naik motor, otomatis atala juga terbangun kalau digendong (mungkin kalau naek mobil ga begitu ya)...nah, kadang-kadang dia agak heboh gitu, ga mau pergi..masih mau tidur..dll. Sore pun begitu...atala juga agak susah diajak pulang...moodnya masih pengen main...haallaa..capek deh...hihihihihi

5. Buntut yang ga bisa lepas..hahahaha  berhubung dirumah jadi bukan merupakan masalah lagi

Jam buka daycare yang terbatas (daycare atala jam 7.45 - 18.30) dan sama dengan jam kantor, memberi arti bahwa diluar jam itu, anak dibawah pengasuhan kita. artinya...susah mau melepaskan diri, hihihihi...ya, namanya juga manusia ya..kadang-kadang kita kan pengen ada waktu untuk diri sendiri..nah, kalau ga ada asisten yang selalu standby, kita jadi agak susah untuk "melarikan diri", bahkan ada acara kumpul-kumpul dengan teman di weekend, pastinya atala harus ikut...apalagi pas jam pulang kantor, kayaknya ga tega kalau atala harus dateng kesitu (kecuali kalo atala udah agak gedean kali ya...misalnya 4-5tahun).

6. Repotnya kalau Anak Sakit  seorang asisten ibu bisa menjaga anak anda yang sedang sakit dirumah

Anak sakit...otomatis harus cuti. Oke, di daycare atala sebenarnya memperbolehkan anak tetap dititipkan walaupun sakit (tapi ada kondisi tertentu sih), tapi kadang-kadang ga tega juga melihat atala yang sudah ga enak badan itu harus menempuh perjalanan lagi antara rumah dan daycare... (mungkin kalau mobil ga begitu masalah kali ya)..nah, ini yang agak repot. Kalaupun terpaksa ditaroh di daycare, atala pasti rewel deh...namanya juga lagi sakit..pasti manja kan...jadi kadang-kadang sedih juga harus ninggalin atala gitu...

7. Siap-siap ada pengeluaran tambahan transportasi  berhubung dirumah jadi bukan merupakan masalah lagi

Anak di daycare, artinya ada pengeluaran tambahan untuk transportasi, entah di BBM atau biaya parkir lagi..atau rute yang lebih panjang (anter anak dulu), bahkan siap-siap untuk naik taksi pp
[ ... ]

Tidak Bangkrut Saat belanja Rutin

Pos pengeluaran bulanan jebol sesaat setelah anda belanja rutin di supermarket. Mungkin ada yang salah dari gaya belanja anda. Simak taktik belanja rutin step- by- step ala ‘supermarket guru’ Phil Lempert

- Cek harga promosi. Bbeberapa supermatker terkemuka terutama untuk produk- produk tertentu yang sedang mengalami potongan harga. Jangan ragu mengumpulkan dan membandingkan katalog- katalog terebut, unutk menapatkan harga yang paling murah
- - Buat daftar belanjaan. Menurut Lempert, “para mama biasanya cenderung berbelanja produk- produk makanan yang tak jauh berbeda setiap bulannya, yakni sebesar 80 hingga 85% . Jadi, sebaiknya gunakan struk belanja bulan sebelumnya sebagai master list belanjaan

- Hindari godaan. Ada alasan mengapa anda sebaiknya selalu selalu makan sebelum pergi berbelanja. Ya, bakery atau food stalks di sekitar tempat belanja adalah tempat anda isa menghabiskan lebih banyak uang. Apabila, donat bukan bagian dari daftar belanjaan anda. Jadi, hindari bagian ini

- Butakan mata di sekitar kasir

- Abaikan permen, cokelat, majalah dan produk- produk lainnya yang sengaja ditaruh secara strategis di sekitar kasir. Nah, bagaimana mengalihkan perhatian saat mengantri? Cek kembali isi keranjang ata kereta dorong anda untuk memastikan semua barang sudah terbeli
[ ... ]

Cara menjadikan PR lebih menyenangkan

1. Lakukan bersama- sama
2. Bagi- bagi tugas dan atasi masalah
3. Biarkan dia bicara
4. Berikan petunjuk
5. Ingat tujuan awal
6. Tahu saat untuk mundur
[ ... ]

Sopan santun di meja makan bagi anak

Tidak hanya orang dewasa, si kecil pun perlu memahami sopan santun di meja makan. Ini agar waktu makan bersama bisa menyenangkan untuk semua; baik untuk anggota keluarga, untuk teman- teman, atau untuk orang- orang lainnya. Sebetulnya, sopan santun di meja makan sudah tiap hari kita jalani; tetapi kita kerap kurang menyadarinya. Jadi, table manners seperti apa yang harus kita ajarkan kepada anak- anak kita. Inilah beberapa diantaranya:
1. Dimulai dengan doa bersama
Masing- masing keluarga memiliki kebiasaan sendiri sepura doa sebelum makan ini. Tetapi, ada baiknya membiasakan hal ini kepada si kecil agar dia terbiasa bersykur kepada tuhan atas pemberiannya
2. Papa dan mama mengambil makan terlebih dahulu, baru anak- anak. Ini merupakan bentuk rasa hormat anak- anak kepada orangtuanya

3. Makanlah dengan tenang, berbicaralah secukupnya saja. Setelah selesai makan, baru anda mengajaknya ngobrol panjang- lebar.

4. Jangan mengeluarkan bunyi- bunyi ketika makan. Ingatkan anak, ini bisa menghilangkan selera orang- orang yang makan bersama anda.

Mengajarkan table manners juga berarti mengajarkan hal- hal penting seperti kesopanan, kasih sayang dan control diri
[ ... ]

Sopan santun di meja makan bagi anak

Tidak hanya orang dewasa, si kecil pun perlu memahami sopan santun di meja makan. Ini agar waktu makan bersama bisa menyenangkan untuk semua; baik untuk anggota keluarga, untuk teman- teman, atau untuk orang- orang lainnya. Sebetulnya, sopan santun di meja makan sudah tiap hari kita jalani; tetapi kita kerap kurang menyadarinya. Jadi, table manners seperti apa yang harus kita ajarkan kepada anak- anak kita. Inilah beberapa diantaranya:

1. Dimulai dengan doa bersama
Masing- masing keluarga memiliki kebiasaan sendiri sepura doa sebelum makan ini. Tetapi, ada baiknya membiasakan hal ini kepada si kecil agar dia terbiasa bersykur kepada tuhan atas pemberiannya
2. Papa dan mama mengambil makan terlebih dahulu, baru anak- anak. Ini merupakan bentuk rasa hormat anak- anak kepada orangtuanya

3. Makanlah dengan tenang, berbicaralah secukupnya saja. Setelah selesai makan, baru anda mengajaknya ngobrol panjang- lebar.

4. Jangan mengeluarkan bunyi- bunyi ketika makan. Ingatkan anak, ini bisa menghilangkan selera orang- orang yang makan bersama anda.

Mengajarkan table manners juga berarti mengajarkan hal- hal penting seperti kesopanan, kasih sayang dan control diri
[ ... ]

Anak susah makan

Anda tidak sendirian!

Banyak sekali orang tua yang mengalami kesulitan yang anda alami, ini disebabkan oleh beberapa faktor:
[ ... ]

DAFTAR TEMPAT PENITIPAN ANAK

JAKARTA SELATAN

1. FLYING STAR DAY CARE AND TRAINING CENTER
Jl. Manunggal Jaya No. 30. Lebak Bulus III
Jakarta Selatan
Phone : 98585856

2. TUTOR TIME
Jl. Kemang Utara No. 6
Jakarta Selatan
Phone : 7993139, 7182087

3. SASANA BINA BALITA MELATI
Jl. Cinere Raya Blok D1 No. 13-15
Cinere - Jakarta Selatan
Phone : 7547456

4. SASANA BINA BALITA MITRA
Jl. Kuningan Timur Blok M/2
Jakarta Selatan
Phone : 5204277

5. SASANA BINA BALITA MEKAR
Jl. HR. Rasuna Said Kav. 345
Kuningan - Jakarta Selatan
Phone : 5204366-72 / 7992844 Ext: 104

6. TPA SASANA BINA BALITA ANAK
Jl. Sultan Agung No. 66
Jakarta Selatan
Phone : 8303954

7. TPA AL IKHSAN
Jl. Raya Ragunan
Pasar Minggu
Jakarta Selatan

8. KEENKIDS DAYCARE
Jl. gandaria selatan 1
Jakarta Selatan
Phone : 021-7237878

9. TPA KANIA NANDA
Dept Pertanian,
Jl Harsono RM no. 3
Jakarta Selatan
Phone : 7806131-34 psw 3106


JAKARTA PUSAT

1. TPA HARAPAN IBU
Jl. Salemba Raya No. 28
Departemen Sosial
Jakarta Pusat
Phone : 3103591, 3106552 Ext. 221

2. TPA PERTIWI
Jl. Ir. H. Juanda No. 3/31
Jakarta Pusat
Phone : 3844301

3. TPA SYLVA
Gedung Manggala Wana Bhakti Lt. 1 Blok 7
Jl. Gatot Subroto
Jakarta Pusat
Phone : 5720188

JAKARTA TIMUR

1. TPA SEJAHTERA
Kompleks PRW Mulya Jaya
Pasar Rebo - Jakarta Timur
Phone : 8400631

2. TPA TAMAN MINI
Jl. Laksamana 31-32
Komp. Perumahan TMII
Jakarta Timur
Phone : 8409269

3. TPA TAT TWAM ASI
Jl. Kecubung V/3
Duren Sawit
Jakarta Timur 13440
Phone : 8626358


JAKARTA BARAT

1. TPA PERMATA BUNDA
Jl. Gelong Baru Utara No. 5
Jakarta Barat
Phone : 5650900


BOTABEK

1. TPA CARITAS
Wisma jaya
Jl. Kusuma Utara
Duren Jaya
Kec. Bekasi Timur

2. TPA TERATAI
Jl. H. Moeljadi Djojomartono
Bekasi
Kotak Pos 105
Phone : 8800547

3. WISMA BALITA (TPA, PG, TK)
Jl. Cempaka III/16 Bintaro Jaya
Phone : 7363971 - 73885558
Fax : 7359422

4. TPA PESTALOZZI
Komp Bukit Permai
Jl Bromo/Taroman Blok R/6
Cibubur
T: 8716894 8704964 F: 8704964
E: iscpane@pacific.net.id
[ ... ]

Waktu tidur anak berusia 5 tahun

Anak yang berusia 5 tahun memerlukan 11 jam waktu untuk tidur
[ ... ]

Waktu tidur untuk anak berusia 4 tahun

Anak yang berusia 4 tahun memerlukan 11.5 jam waktu untuk tidur
[ ... ]

Waktu tidur anak usia 3 tahun

Anak yang berusia 3 tahun memerlukan 12 jam waktu tidur dan 1 jam diantaranya di gunakan untuk tidur siang.
[ ... ]

Jumlah waktu untuk tidur anak berusia 2 tahun

Anak yang berusia 24 bulan memerlukan 13 jam waktu tidur, 1-2 jam diantaranya di gunakan untuk tidur siang.
[ ... ]

Waktu tidur untuk anak berusia 12 bulan/ 1 thn

Anak yang berusia 12 bulan memerlukan 14 jam waktu tidur, 2-3 jam diantaranya di gunakan untuk tidur siang. Sedangkan anak yang berusia 18 bulan memerlukan 13.5 jumlah waktu untuk tidur, 2 jam diantaranya untuk tidur siang.
[ ... ]

Perkembangan Anak secara general 2 thn- 2.5 thn

MOTORIK KASAR

- Berdiri di jari kaki (jinjit)
- Membungkukan utnuk mengambil barnag dari lantai
- Mencoba berdiri dengan satu kaki, tanpa bantuan.
- Berjalan mundur 3 langkah
- Berjalan sambil mundur 3 langkah

MOTORIK HALUS
- Menaruh barang dari besar ke kecil
- Bisa memutar pintu
- Bisa memperagai gaya adegan atau gaya menyetir mobil
- Bisa memotong malam dengan pencetak kue
- Bisa memasukan manik- manik kedalam tali satu per satu dan membuat menjadi panjang
- Bisa membuka halaman sendiri
- Bisa mencoret- coret tanpa keluar halaman
- Bisa memeggang pensil dengan benar

SOCIAL
- Memeggang gelas dengan satu tangan
- Mengunyah dengan memutarkan mulut
- Bisa memggang sendok dengan baik
- Mulai memeggang garpu dengan cara memegannya
- Bisa mencopot baju sendiri
- Bisa mencopot celna sendiri

BAHASA
- Memakai kata banyak atau sedikit menggunakan kata benda sesuai kalimat
- Mengetahui dan menyebut namnya sendiri
- Menggunakan 3 kata benda
- Menggunakan kata memiliki
- Membuat minimum 3 kalimat dalam sebuah percakapan
- Menyubutkan kata benda dengan orang lain, misalnya dia, aku, mereka
- Mengetahui dengan benar rambut, lidah, gigi, tangan, kuping, kepala, kaki, memutar lidah
- Bisa menunjuk dan menamakan gambar yang mudah

MATEMATIKA
- mengerti kata hanya satu

KOMUNIKASI
- Bisa menjawab pertanyaan “apa”, “dimana”, “iya”, “tidak”
- Menggunakan 100 hingga 300 kalimat
- Menggunakan kalimat ruang
- Mengikuti petunjuk yang terdiri dari 2 langkah
- Bisa memberi tahu kalimat yang hilang pada cerita
- Atua pantun yang telah dia ketahui
- Atau muter lidah
- Bisa mendengarkan cerita dengan lama
- Mengerti dan menggunakan kata- kata yang menjelaskan secara detail warna, bentuk, bunyi suatu benda
- Dapat membedakan suara- suar ayang serupa, contoh. “slip,slop”, “pernaik, pernik”, “nana, nini”
- Pura- pura baca buku
- Bisa mengkoneksikan (menghubungkan kejadian dia suatu cerita dengan kehidupan nyata)
- Bisa membicarakan mengenai tentang sikap orang, atau tokoh dan kejadian- kejadian di dalam suatu cerita

MATEMATIKA
- Bisa mengucapkan 1-20
- Bisa memberi tahu mana yang satu mana yang banyak
- Bisa menunjukan dan menamakan warna- warna yang sering dijumpainya (12 warna)
- Bisa menunjukan dan menamakan persegi emapt, persegi panjang, lingkaran, segitiga.
- Bisa menyamakan warna bentuk dan objek
- Bisa mengkategorikan benda- benda berdasarkan warna bentuk dan ukuran
- Tahu keggunaan benda- benda yang sudah dilihatnya
- Mengerti konsep besar kecil
- Bisa menyamakan satu benda yang sama disuatu gambar dalam buku
- Bisa meraakan dan mengutarakan perasaan texture dan temperature (panas- dingin)
- Mengingat dimana barang- barang tersimpan
- Mengerti konsep 1 dan 2, 1,2,3,4,
- Bisa menyamakan jumlah 1 benda ke jumlah benda yang lain
- Misalnya ada satu apel, 2 mangga, 3 salak, 1 jeruk, 2 anggur, 3 leci
- Dia bisa menyamakan, apel dan jeruk disuatu kelompok
- Mangga dan anggur dia satu kelompok, Leci dan salak di satu kelompok
- Mengerti persamaan dan perbedaan
- Bisa menyambungkna dua barang menjadi satu agar lengkap. Contoh: Jika bola pecah menjadi dua dia bisa menyambungkannya kembali
- Menggunakan kata- kata untuk menggambarkan besar kecil
- Mengerti sama dan beda
- Menjelaskan kejadian sehari- hari menggunakan alas an
- Bisa menyamakan gamabr ke objek

SOCIAL
- Memberi tau apa yang dia mau dan apa yang dia butuhkan
- Mulai membicarakan perasaannya
- Bisa beradaptasi kegiatan yang baru dengan bantuan
- Bisa bermain permainan mudah dengan ornag dewas
- Mengingat peraturan yang mudah
- Bisa bergantian
- Mulai bisa berbagi mainannya jika diminta. Kalau tidak diminta dia tidak mau mengasih
- Membantu membereskan barang.

MOTORIK HALUS
- Bisa menumpuk dengan 6 kubik
- Memasukan dan menjatuhkan barang, terus dapat memecahkan lagi
- Bisa menumpahkan atau menuang
- Memasukan barang kedalam box
- Menggunkan sendok untuk mengambil barang
- Mengetahui tutup yang pas untuk setiap botol
- Bisa melempar bola dari bawah tanpa kehilangan keseimbangan
- Bisa memasukan manik- manik besar kedalam benang
- Bisa memasukan 5 bentuk ke dalam pasangan bentuknya
- Bisa mengerjakan puzzle yang terdiri dari 3 sampai 10 biji
- Bisa melipat kertas
- Mulai menggunakan resleting, kancing, dan cilplikan
- Bisa membuat deretan balok
- Bisa mengembalikan box kecil untuk menemukan barang
- Bisa memeras benda berukuran sedang
- Contoh, kecap
- Melempar bola ke dalam box besar

MOTORIK KASAR
- Loncat ditempat
- Menggoyangkan badan tanpa menggoyakan kaki
- Naik keatas ke bawah, keluar ke dalam
- Mengerti privasi orang atau ruang pribadi orang
- Mengerti contohnya: mengethui jarak ngomong dengan seseorang
- Bisa melakukan olah raga sederhana
- Bisa meniru gerakan sederhana, satu atau gerakan tetapi tidak secara sekaligus

MUSIK
- Belajar lagu- lagu yang telah dia ketahui
- Bergerak ketika mendengarkan musik
- Memainkan musik sederhana
- Bisa membedakan suara kencang dan pelan

SENI RUPA
- Bisa menggambar separuh lingkaran. Contoh: Pelangi
- Menggunkan krayon yang besar atau spidol
- Mencoret- coret menggunakan krayon dan pensi air
- Menggunakan kuas
- Menggambar lingkaran
- Menggambar bentuk, sederhana contoh kotak yang atasnya segitiga
- Menggambar beberapa bentuk
- Mengecat dengan menggunakan cari dengan baik
- Mulai bisa menggunakan lem
- Meggang media gamabr atau tulis dengan benar
- Membuat pola, menggunakan, berapgai macam texture menggunakan cat
- Menggambar gari kebawah dan kesamping
- Vertikal dan horizontal
- Menggambar dengan bentuknya beberapa
- MEJIKUHIBIU
- Merah, jingga, kuning, hijau, biru, cokat, ungu, hitam, putih, silver, pink, emas
[ ... ]

Perkembangan Anak secara general

12 bulan

• Mulai berdiri
• Mulai berjalan tegak
• Duduk dengan mantap
• Berjalan dengan pegangan satu tangan
• Bisa menaruh benda ke tangan orang lain
• Dapat melepaskan dan mengambil barang
• Mata dan tangan mulai berkerja sama
• Kombinasi rangkak dan berjalan
• Bisa berbahasa anak- anak, selain sehingga tidak mengerti
• Misalna wek-wek untuk bebek
• Guk- guk untuk anjik
• Membuat kalimat sederhana (selalu lupa apa yagn dia ngomong)
• Mudah mengalihkan perhatian ke hal yang lain

13 bulan

• Kata- kata pertama (10-10 bulan)
• Kata- kata yang di ucapnya, meringkas keseluruhan
• Misalnya, melihat bapak pergi yang akan dikatakan “bapak”
• Menyingkat kata- kata makan menjadi akan
• Lebih lama mengungkapan sebuah kata di banding pemahaman


15- 17 bln
• Mengerti adegan tv
• Melakukan instruksi sangat sederhana. Contoh mainan yang ia peggang akan diberikan ketika diminta
• Mengucapkan 2 kata, contoh: sudah habis “dah is”

15 bln- 18 bulan

• Berjalan mengelilingi rumah
• Menyusun 2-3 kotak
• Mengatakan 5 sampai 10 kata
• Memperlihatkan rasa cemburu dan bersaing

1.5 thn – 2 thn
• Bisa menyusun 2 kata
• Menaruh minat apa yang dikerjakan orang yang lebih besar dna anak- anak lain
• Senang naik turun tangga
• Bisa menyusun 6 kotak
• Mengenal mukanya; mata, hidung, kuping, mulut, alis
• Bisa mengenal dan menunjuk padanya
• Belajar makan sendiri
• Bisa membuat garis dimanapun
• Mulai bisa menahan pipis atau beolnya
[ ... ]

MENGEVALUASI PERKEMBANGAN ANAK DENGAN FLYING STAR

A. MENGAPA HARUS ADA EVALUASI?
 Evaluasi / penilainan biasanya diarahkan pada tiga aspek tingkah laku penting yaitu kognitif (pengetahuan), afektif (sikap/ perilaku), afektif (sikap/ perilaku) dan psikomotor (keterampilan)

Tujuan pendidikan prasekolah adalah meletakan dasar kea rah perkembangan sikap, pengetahuan dan ketrampilan sertaday cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam meyesuaikan diri dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya

Jika pencapaian pembelajaran tidak diharapkan dapat dicari solusinya. Tujuannya agar orang tua tahu bagaimana perkembangan anaknya.

B. APA YANG DIMAKSUD DENGAN EVALUASI?
 Evaluasi dilakukan dala rangka untuk mendapatkan informasi mengenai kemajuan belajar anak yang dilakukan dalam satuan waktu, berkesinambungan dan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan oleh pendidik untuk anak didiknya dalam melaksanakan pembelajaran melalui permainan.

C. MACAM- MACAM EVALUASI
 i. Evaluasi Program
  Efektivitas Program dapat mencakup penilaian terhadap:
- Kinerja pendidik dan pengelola
- Program pembelajarna
- Administrasi Kelompok

Evaluasi program dapat dilakukan oleh petugas Dinas Pendidikan kecamatan bersama unsur PKK

 ii. Evaluasi Kemajuan Perkembangan Anak
Dapat dilakukan setiap hari atau sesuai dengan kebutuhan pendidik. Hal- hal yang dievaluasi:
- Perkembangan intelektual
- Bahasa
- Motorik (kasar dan halus)
- Sosial- emosi
- Agama 
- Seni

D. DASAR EVALUASI MELIPUTI:
 i. Menyangkut semua aspek perkembangan
  Meliputi perkembangan intelektual, bahasa, motorik, (kasar dan halus), sosial- emosi, agama dan seni

 ii. Berkesinambungan
  Dilakukan terus- menerus

 iii. Mengarah pada tujuan
  
 iv. Tidak berat sebelah (obyektif)
  Menggambarkan kemampuan anak apa adanya.

 v. Memberi makna bagi anak
  Evaluasi harus dapat membuat anak menjadi termotivasi dalam melakukan pembelajaran permainan 

 vi. Mendidik
  Evaluasi disini tidak hanya mencari kesalahan dan kekurangan anak, justru mengetahui keberhasilan dan perkembangan anak yang akan dicapai

  Evaluasi tidak boleh membuat anak menjadi patah semangat. Jika ia termasuk anak yang kurang berhasil maka seorang pendidik bertugas untuk memberikannya semangat untuk mengubah agar anak menjadi lebih baik lagi.

E. TUJUAN EVALUASI:
 i. Memantau perkembangan anak
  Evaluasi pembelajaran perkembangan anak bias dipantau. Hal ini penting karena pada dasarnya pembelajaran dan permainan yang dilakukan merupakan dari perkembangan anak.

 ii. Mengetahui kesulitan “belajar” anak

 iii. Melakukan penempatan
  Pendidik harus tahu keinginan anak, jika anak salah ditempatkan maka akan mengakibatkan kesulitan bagi anak. Perlu dilakukan evaluai agar pendidik tahu bakat, minat anak dan kemampuan anak. Biasanya penempatan anak pada suatu kelompok dapat berdaarkan minat, bakat, dan kemampuan misalnya; seni suara, seni lukis, dan konstruksi bangun.

 iv. Sebagai pertanggungjawaban seorang pendidik
  Pertanggung jawaban diaplikasikan dengan cara melakukan laporan mengenai perkembangan anak didiknya kepada orang tua.


Flying Star Day Care and Training Center dapat menyediakan anda, tenaga pembina PAUD untuk di rumah anda atau dapat berkerjasama dengan baby sitter, tempat penitipan anak, TPA, suster, nanny, governess, penyalur baby sitter, pembantu, serta pengasuh anak lainnya untuk menerapkan “AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856 atau 081388585600

[ ... ]

TAHAPAN BERMAIN UNTUK BELAJAR BERSAMA PROGRAM PAUD FLYING STAR

Tahapan Bermain
  a. Menurut Tingkat Usiannya
  i. Exploration Play (0- 2 thn)
- Timbulnya keingintahuan yang besar untuk menjelajahi dunia sekitarnya dan dirinya sendiri
- Bermain bebas tanpa aturan dan sekehendak hatinya

  ii.Competency Play (3- 6 thn)
- Berlatih melalui aktivitas meniru orang atau benda yang dilihatnya
  - Kegiatan dilakukan secara terus menerus
  - Mencari dan mencapai tingkat penguasaan tertentu

  iii. Achievement Play (7- 10 thn)
  - Permainan bersifat kompetitif
  - Pencapaian terhadap suatu pengharapan tertentu

  b. Menurut Perkembangan Kognitif anak
  i. Bermain dengan Mudah
  Penjelajahan segala kemungkinan dari suatu materi 

  Pada saat anak bermain boneka jari, pertama kalinya ia akan memegang boneka tersebut lalu memperhatikannya dan ia mulai memasang boneka itu dijarinya dan memainkannya

  ii. Bermain Ilmu Logika
  Mengenal makna benda- benda

Anak mulai menggunakan bekas kaleng untuk membuat telepon- teleponan. Anak dapat menggunakan kaleng bekas untuk merepresentasikan alat komunikasi telepon.  
  iii. Bermain dengan aturan
  Menggunakan aturan- aturan dalam bermain

  Anak bermain ular tangga. Tentu anak akan menggunakan segala aturan yang telah diterapkan

  c. Menurut Perkembangan Sosial
  i. Bermain Sendiri
  Masa egosentris, tidak membutuhkan teman main

  ii. Bermain Observasi
Mengamati teman yang ada disekitarnya. Setelah mengamati temannya biasanya dia mengubah cara bermain temannya tersebut.

  iii. Bermain sejajar atau sama
  Bermain dengan materi yang sama namun ia biasanya bermain secara independent atau sendiri- sendiri

  iv. Bermain dengan rapi
  Bermain bersama dgn rapi dan terorganisir

  v. Bermain Bersama
  Dapat bermain bersama dengan orang lain teman sebayanya. Mereka saling menikmati pengalaman mainnya dan saling menghargai

4. Manfaat Bermain
  i. Mempengaruhi pertumbuhan aspek fisik
  Anak akan menggerakan tubuhnya. Maka anak yang aktif cenderung sehat
  ii. Mempengaruhi asek motorik halus dan kasar
Anak dapat mengkoordinasikan tubuhnya untuk bergerak sehingga mempercepat anak untuk mengembangkan aspek motoriknya

  iii. Baik bagi emosi anak
Menyalurkan segala emosinya dgn bermain. Saat teggang/ sedih dpt rileks/ senang dgn bermain

  iv. Berpengaruh pada aspek kognitif
  Mengasah daya pikirnya. Bermain dgn puzzle melatih ingatannya.

  v. Mengasah alat indra
  Lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya.

  vi. Menyalurkan keterampilan
  vii. Media terapi
  Jika anak belum bias menangkap sebuah benda maka anak akan terus belajar untuk mencoba dan mencoba. Dengan ini anak dapat menerapi dirinya sendiri dari ketidakbisaan dirinya menangkap 
  bola.

 5. Alat Permainan
  Memilih alat permainan:
  i. Seharusnya alat permainan itu tidak berbahaya bagi anak
  ii. Sesuai dengan minat anak
  iii. Bermacam- maam agar anak tidak bosan
  iv. Tingkat kesulitannya disesuaikan dengan rentang usia
  v. Peralatan permainan tidak terlalu rapuh.


Flying Star Day Care and Training Center dapat menyediakan anda, tenaga pembina PAUD untuk di rumah anda atau dapat berkerjasama dengan baby sitter, tempat penitipan anak, TPA, suster, nanny, governess, penyalur baby sitter, pembantu, serta pengasuh anak lainnya untuk menerapkan “AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856 atau 081388585600

[ ... ]

PELAKSANAAN KEGIATAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI PAUD FLYING STAR

Pelaksanaan kegiatan tahunan:

a. Kunjungan ke luar

Mengunjungi tempat sumber belajar secara langsung untuk mendapatkan informasi/ pengetahuan yang menunjang materi belajar

Kegiatan ini bermanfaat bagi perkembangan nalar anak, memenuhi rasa ingin tahu dan perkembangan sosial anak.
 
 Kunjungan luar terisi dari:
 i. Kunjungan Sederhana
Berupa kunjungan ke lingkungan sekitar sekolah, misalnya kunjungan ke lingkungan sekitar sekolah, taman, masjid, kantor polisi, kantor pos, pemadam kebakaran, stasiun kereta api.
 ii. Kunjungan besar
  Kids sports, Taman mini, Taman safari

b. Pengenalan Pekerjaan
Memberikan penjelasan dan peragaan secara langsung dihadapan siswa tentang sesuatu materi pelajaran yang berkaitan dengan profesi tersebut. Contoh daftar profesi; dokter, Pilot/ Penerbang, Polisi, Kepala Desa, Pedagang

c. PHB (Peringatan Hari Besar)
 Peringatan Hari Proklamasi, Kemerdekaan RI, Hari Kartini

d. Bakti Sosial
 Bertujuan menumbuhkan kepedulian social pada siswa

e. Kegiatan bersama Orangtua
 Misalnya memasak sederhana (fun cooking)

f. Kesehatan
Menumbuhkan kesadaran hidup sehat serta mengakrabkan anak pada profesi paramedic. Pemeriksaan gigi dan pemeriksaan umum.

g. Media Audio Visual
Kegiatan belajar yang menggunakan media audio visual televisi/ Film yang memiliki tema/ topik acara sesuai dengan materi pembelajaran.

h. Bermacam lomba
Aneka lomba dilakukan untuk menumbuhkan persaingan sehat pada anak, mlatih kecepatan berpikir dan bertindak, melatih diri menghadapi dan menghargai kawan satu tim atau lawan pertandingan

i. Pameran
 Dilakukan untuk menambahkan kepercayaan diri. Menumbuhkan konsep diri yang positif dan memotivasi anak untuk mengembangkan kreativitasnya.

j. Pentas anak
 Melatih keberanian dan rasa percaya diri anak untuk tampil di muka umum, serta menunjukkan kemampuan dan keterampilannya.


Flying Star Day Care and Training Center dapat menyediakan anda, tenaga pembina PAUD untuk di rumah anda atau dapat berkerjasama dengan baby sitter, tempat penitipan anak, TPA, suster, nanny, governess, penyalur baby sitter, pembantu, serta pengasuh anak lainnya untuk menerapkan “AKTIFITAS PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)” di rumah anda, agar anak bermain untuk belajar. Hubungi bagian marketing kami di 021- 98585856 atau 081388585600

[ ... ]
 

Tags

"Hubungi kami di 021-98585856 atau 0813 88585 600 untuk memesan program PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, pengasuh anak atau daycare"

Pendidikan Anak Usia Dini Copyright © 2009 Flower Garden is Designed by Ipietoon for Tadpole's Notez Flower Image by Dapino